Layanan Online Jasa Sedot WC CV. Putra Hafiz 021 8470971

Asian Games dan Dampaknya Bagi Jasa Sedot WC

Jakarta : Digelarnya Asian Games sejak tanggal 18 Agustus hingga 2 September 2018 di ibu kota Jakarta dan Palembang menuai banyak pujian lantaran dalam ajang ini, Indonesia memiliki prestasi yang membanggakan. Raihan medali emas Indonesia telah mencetak rekor, tercata hingga 1/9 Indonesia telah mengantongi 30 emas. 

Sejumlah kendaraan melaju di Gerbang Tol Cibubur 2 Tol Jagorawi, Jakarta, Senin (16/4/2018),
Sumber foto : megapolitan.kompas.com
Demi suksesnya pesta olahraga asia tersebut, pemerintah melakukan kebijakan rekayasa lalu lintas dengan sistem ganjil genap. Selain untuk mengurai kemacetan, hal ini juga sebagai ikhtiar pemerintah dalam memberikan pelayanan dan fasilitas terbaik bagi seluruh tamu atau peserta Asian Games. Namun, kebijakan tersebut dirasa kurang menguntungkan bagi pelaku usaha jasa angkutan dan berbasis transportasi industri lainnya. Seperti dikutip di Industribisnis.com Chief Executive Officer PT Kamadjaja Logistics Ivan Kamadjaja mengatakan aturan itu sebaiknya hanya untuk kendaraan pribadi saja, sehingga kendaraan muatan barang dan jasa pengiriman barang bisa diberi dispensasi.

Ivan yang juga menjabat sebagai Ketua Angkutan Barang DPP Organda mengatakan hal ini demi menjaga kestabilan harga barang mengingat pembatasan muatan logistik mengakibatkan meningkatnya kebutuhan atas kendaraan.

"Akibatnya timbul shortage yang berujung pada kenaikan tarif dan akhirnya berdampak pada kenaikan harga barang," kata Ivan melalui pesan singkat, Rabu (11/7/2018).

Menanggapi hal tersebut, Direktur Putra Hafiz, Asnawi selaku perusahaan yang bergerak pada jasa sedot limbah yang pelayanan jasanya berbasis transportasi, Asnawi juga mengeluhkan hal yang sama. Ia bahkan harus merugi hingga dibawah 50% dari omzetnya akibat dari sistem ganjil genap tersebut. 

"Selama Asian Games, bahkan sistem ganjil genap dimulai dari pagi hingga malam, jelas ini tidak menguntungkan" ungkapnya.

Meski demikian, Asnawi tetap bangga dengan torehan prestasi yang diukir oleh Indonesia, Ia kini mensiasati untuk memaksimalkan potensi pasar diluar wilayah Jakarta, meskipun banyak warga Jakarta yang membutuhkan, namun masyarakat dapat memahami alasan kendaraan jasa nya tidak dapat masuk ke wilayahnya. Namun pihaknya mengkhawatirkan adanya wacana Ganjil Genap tetap diberlakukan usai Asian Games.

"Saya berharap pemerintah bisa mencarikan solusinya, semisal ganjil genap hanya berlaku bagi mobil pribadi, tidak berlaku bagi mobil muatan barang dan jasa seperti kami." harap Asnawi.

Referensi : 

Klik !! Chat Whats App

Call Center

http://blog.sedotwc.co.id/

Follow Twitter

Temui Kami di Facebook

" });